{"id":1037,"date":"2024-09-26T13:30:46","date_gmt":"2024-09-26T06:30:46","guid":{"rendered":"https:\/\/mofi.id\/artikel\/?p=1037"},"modified":"2024-09-26T13:30:47","modified_gmt":"2024-09-26T06:30:47","slug":"cara-menghitung-bunga-pinjaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman","title":{"rendered":"Cara Menghitung Bunga Pinjaman, Beda-beda Tergantung\u00a0 Jenisnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Bunga pinjaman adalah harga yang harus kamu bayar untuk meminjam uang. Ini memungkinkan kreditur (pihak bank) untuk memperoleh penghasilan sambil membantumu membiayai kebutuhan \u2014 untuk membeli rumah, kendaraan, atau menutupi biaya lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, cari tahu bagaimana cara menghitung bunga pinjaman yang ternyata bisa bervariasi tergantung jenis suku bunganya di artikel ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengenal Pengertian Bunga Pinjaman<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Mengutip <a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/p\/personal-interest.asp\">Investopedia<\/a>, bunga pinjaman adalah jumlah yang dibebankan oleh pemberi pinjaman (kreditur) kepada peminjam (debitur) dan merupakan persentase dari pokok\u2014jumlah yang dipinjam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, bunga pinjaman adalah biaya utang bagi debitur dan tingkat pengembalian bagi kreditur. Semakin tinggi suku bunganya, semakin banyak yang harus dibayarkan oleh debitur selama masa pinjaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, suku bunga sendiri berlaku untuk sebagian besar transaksi peminjaman. Contohnya untuk KPR, modal usaha, kredit kendaraan, atau kebutuhan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor yang Menentukan Besar Bunga Pinjaman<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Nah, untuk menentukan besarnya suku bunga pinjaman, kreditur biasanya memiliki pertimbangan tertentu. Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa dijadikan pertimbangkan dalam menentukan besarnya bunga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Kelayakan Kredit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Debitur yang memiliki skor kredit yang baik, lebih mungkin mendapatkan suku bunga yang lebih rendah. Itu karena mereka dianggap memiliki risiko gagal bayar yang lebih rendah. Biasanya ini dilihat dari status pekerjaan dan pendapatan peminjam.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara debitur dengan pendapatan rendah atau riwayat kredit yang bermasalah cenderung dikenai suku bunga tinggi untuk mengurangi risiko gagal bayar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Jangka Waktu Pinjaman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kreditur bisa menghasilkan lebih banyak uang dari pinjaman jangka panjang daripada pinjaman jangka pendek. Itu karena mereka jadi memiliki lebih banyak waktu untuk memperoleh bunga.<\/p>\n\n\n\n<p>Akibatnya, mereka menawarkan suku bunga yang lebih rendah untuk pinjaman jangka panjang. Bahkan beberapa lembaga pinjaman bisa mengenakan penalti bagi peminjam yang melunasi pinjamannya lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Besar Pinjaman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk membiayai kebutuhanmu, bank sebenarnya juga meminjam uang dari satu sama lain dengan suku bunga yang didasarkan pada suku bunga dana federal.<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya ini kemudian dibebankan kepada konsumen. Umumnya, semakin tinggi pokok pinjaman, semakin tinggi pula suku bunga&nbsp; yang dikenakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Agunan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kemudian, pinjaman dengan jaminan atau agunan umumnya memiliki tingkat suku bunga yang lebih rendah daripada yang tidak.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu karena kreditur telah mengantongi jaminan yang sewaktu-waktu bisa disita dan diambil alih kepemilikannya jika debitur dinyatakan gagal bayar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Jadwal Pembayaran<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Seberapa sering kamu melakukan pembayaran akan berdampak pada seberapa cepat kamu membayar kembali uang yang dipinjam.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin lama waktu antara pembayaran yang satu ke pembayaran lainnya, semakin tinggi suku bunga yang diberikan oleh bank.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis-Jenis Suku Bunga<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum mempelajari cara menghitung bunga pinjaman, pahami dulu jenis-jenis suku bunga yang dilansir laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berikut daftarnya:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Suku Bunga Tetap<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Suku bunga tetap atau <em>fixed interest rate <\/em>adalah suku bunga tidak berubah hingga jangka waktu peminjaman berakhir, sekalipun kondisi ekonomi sedang naik turun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ini artinya debitur atau peminjam akan membayar jumlah yang sama setiap bulan selama periode pinjaman. Jenis suku bunga ini paling sering digunakan oleh KPR syariah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Suku Bunga Mengembang (Floating Interest Rate)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Suku bunga mengembang atau <em>floating interest rate<\/em> adalah kebalikan suku bunga tetap. Jenis suku bunga ini bisa berubah mengikuti perubahan kondisi pasar. Itu artinya, jumlah pembayaran bulanan bisa bervariasi, tergantung perubahan suku bunga pasar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Suku Bunga Tunggal<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Suku bunga tunggal atau <em>flat interest rate<\/em> adalah suku bunga yang perhitungannya mengacu pada besarnya pokok pinjaman awal. Perhitungan suku bunga ini sangat sederhana dan paling sering digunakan untuk kredit jangka pendek seperti barang konsumsi. Contohnya <em>handphone<\/em> dan peralatan rumah tangga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Suku Bunga Efektif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Suku bunga efektif dihitung dari sisa pokok pinjaman setiap bulannya, seiring dengan berkurangnya utang yang telah dibayarkan. Jadi, semakin mendekati periode akhir pinjaman, semakin sedikit suku bunga yang dibayarkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Suku Bunga Anuitas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perhitungan suku bunga anuitas atau <em>annuity interest rate <\/em>mengatur agar jumlah angsuran pokok dan angsuran bunga yang dibayarkan tetap sama setiap bulan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di awal periode, porsi bunga sangat besar sementara porsi angsuran sangat kecil. Sebaliknya, di akhir periode, porsi bunga sangat kecil sementara porsi angsuran sangat besar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menghitung Bunga Pinjaman dan Contohnya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Supaya lebih memahami penjelasan jenis-jenis suku bunga seperti yang telah disebutkan, berikut adalah ilustrasi dan cara menghitung bunga pinjaman sesuai jenisnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Cara Menghitung Bunga Pinjaman dengan Suku Bunga Tetap<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kamu mengajukan KPR untuk membeli rumah seharga Rp 600.000.000,00 dengan suku bunga tetap sebesar 10% per tahun dan tenor 10 tahun (120 bulan). Maka:<\/p>\n\n\n\n<p>Besar angsuran per bulan = (600.000.000 x 10% x 10) : 120<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp 5.000.000,00<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Cara Menghitung Bunga Pinjaman dengan Suku Bunga Mengambang<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kamu mengajukan KPR sebesar Rp 600.000.000,00 dengan tenor 10 tahun dan suku bunga fluktuatif sebesar 10% di 4 tahun pertama, lalu di tahun selanjutnya suku bunga naik hingga 12% selama 6 tahun selanjutnya. Maka:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Besar angsuran per bulan di 4 tahun pertama:&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Besar angsuran per bulan = (600.000.000 x 10% x 4) : 48<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp 5.000.000,00<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Besar angsuran per bulan di 6 tahun berikutnya:&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Besar angsuran per bulan = (600.000.000 x 12% x 6) : 72<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp 6.000.000,00<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, ketika suku bunga naik, maka angsuran per bulan menjadi semakin besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Cara Menghitung Bunga Pinjaman dengan Suku Bunga Tunggal<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kamu mengajukan pinjaman untuk modal usaha sebesar Rp 60.000.000,00 dengan tenor 12 bulan dan bunga <em>flat <\/em>sebesar 10%. Maka:<\/p>\n\n\n\n<p>Pokok pinjaman per bulan = 60.000.000 : 12 = 5.000.000<\/p>\n\n\n\n<p>Bunga per bulan = 60.000.000 x 10% : 12 = 500.000<\/p>\n\n\n\n<p>Angsuran per bulan = 5.000.000 + 500.000 = Rp 5.500.000,00<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Cara Menghitung Bunga Pinjaman dengan Suku Bunga Efektif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kamu mengajukan kredit senilai Rp 60.000.000 dengan bunga tahunan 10% dan tenor 1 tahun (12 bulan). Maka:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Angsuran pokok per bulan = pokok pinjaman : tenor dalam bulan<\/li>\n\n\n\n<li>Angsuran bunga per bulan = saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya x suku bunga per tahun x (30\/360)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td>Bulan<\/td><td>Angsuran Pokok<\/td><td>Angsuran Bunga<\/td><td>Total Angsuran<\/td><td>Sisa Pinjaman<\/td><\/tr><tr><td>0<\/td><td>0<\/td><td>0<\/td><td>0<\/td><td>60.000.000<\/td><\/tr><tr><td>1<\/td><td>5.000.000<\/td><td>500.000<\/td><td>5.500.000<\/td><td>55.000.000<\/td><\/tr><tr><td>2<\/td><td>5.000.000<\/td><td>458.333<\/td><td>4.458.333<\/td><td>50.000.000<\/td><\/tr><tr><td>3<\/td><td>5.000.000<\/td><td>416.666<\/td><td>5.416.666<\/td><td>45.000.000<\/td><\/tr><tr><td>4<\/td><td>5.000.000<\/td><td>375.000<\/td><td>5.375.000<\/td><td>40.000.000<\/td><\/tr><tr><td>5<\/td><td>5.000.000<\/td><td>333.333<\/td><td>5.333.333<\/td><td>35.000.000<\/td><\/tr><tr><td>6<\/td><td>5.000.000<\/td><td>291.666<\/td><td>5.291.666<\/td><td>30.000.000<\/td><\/tr><tr><td>7<\/td><td>5.000.000<\/td><td>250.000<\/td><td>5.250.000<\/td><td>25.000.000<\/td><\/tr><tr><td>8<\/td><td>5.000.000<\/td><td>208.333<\/td><td>5.208.333<\/td><td>20.000.000<\/td><\/tr><tr><td>9<\/td><td>5.000.000<\/td><td>166.666<\/td><td>5.166.666<\/td><td>15.000.000<\/td><\/tr><tr><td>10<\/td><td>5.000.000<\/td><td>125.000<\/td><td>5.125.000<\/td><td>10.000.000<\/td><\/tr><tr><td>11<\/td><td>5.000.000<\/td><td>83.333<\/td><td>5.083.333<\/td><td>5.000.000<\/td><\/tr><tr><td>12<\/td><td>5.000.000<\/td><td>41.666<\/td><td>5.041.666<\/td><td>0<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Cara Menghitung Bunga Pinjaman dengan Suku Bunga Anuitas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kamu mengajukan pinjaman KPR Rp 600.000.000,00 dengan skema pembayaran suku bunga anuitas. Diketahui suku bunga per tahun adalah 10% dan tenor 10 tahun (120 bulan). Maka:<\/p>\n\n\n\n<p>Diketahui:<\/p>\n\n\n\n<p>Plafon (P) = Rp 600.000.000,000<\/p>\n\n\n\n<p>Angsuran (t) = 120 kali<\/p>\n\n\n\n<p>Bunga (i) =&nbsp; 10% per tahun<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Angsuran bunga per bulan = P x i x (30\/360)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>= 600.000.000 x 10% x (30\/360)<\/p>\n\n\n\n<p>= 5.000.000<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Angsuran pokok per bulan = P x i : t<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>= 600.000.000 x 10% : 120<\/p>\n\n\n\n<p>= 500.000<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Total angsuran per bulan = 5.000.000 + 500.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>= Rp 5.500.000,00<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, untuk rincian besar angsuran bunga dan angsuran pokok per bulannya berbeda-beda \u2014 meski total angsuran bulannya sama, yakni Rp 5.500.000,00.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah cara menghitung bunga pinjaman sesuai dengan jenis suku bunga yang digunakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau di MOFI kamu nggak perlu pusing-pusing menghitung angsuran per bulannya karena kami akan memberikan skema pembayarannya untuk kamu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, buruan ajukan pinjaman dengan <a href=\"https:\/\/moladinfinance.com\/produk\/pinjaman-jaminan-bpkb-mobil\">Pembiayaan Jaminan Properti<\/a>, caranya mudah dan proses pencairannya cuma 1 hari kerja!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bunga pinjaman adalah harga yang harus kamu bayar untuk meminjam uang. Ini memungkinkan kreditur (pihak bank) untuk memperoleh penghasilan sambil membantumu membiayai kebutuhan \u2014 untuk membeli rumah, kendaraan, atau menutupi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1038,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[7,17],"tags":[12,18],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Cara Menghitung Bunga Pinjaman, Lengkap dengan Contoh<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara menghitung bunga pinjaman bisa berbeda-beda, tergantung jenis bunga yang dikenakan. Nah, biar nggak salah hitung, yuk simak artikel berikut!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Cara Menghitung Bunga Pinjaman, Lengkap dengan Contoh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara menghitung bunga pinjaman bisa berbeda-beda, tergantung jenis bunga yang dikenakan. Nah, biar nggak salah hitung, yuk simak artikel berikut!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Moladin Finance Official Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-26T06:30:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-26T06:30:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-bunga-pinjaman.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ahmad Yusuf\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ahmad Yusuf\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman\"},\"author\":{\"name\":\"Ahmad Yusuf\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/afb6a4734542910e71c6f9428eca5a64\"},\"headline\":\"Cara Menghitung Bunga Pinjaman, Beda-beda Tergantung\u00a0 Jenisnya\",\"datePublished\":\"2024-09-26T06:30:46+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-26T06:30:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman\"},\"wordCount\":1001,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-bunga-pinjaman.jpg\",\"keywords\":[\"Pinjaman\",\"tips\"],\"articleSection\":[\"Pinjaman\",\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman\",\"name\":\"5 Cara Menghitung Bunga Pinjaman, Lengkap dengan Contoh\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-bunga-pinjaman.jpg\",\"datePublished\":\"2024-09-26T06:30:46+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-26T06:30:47+00:00\",\"description\":\"Cara menghitung bunga pinjaman bisa berbeda-beda, tergantung jenis bunga yang dikenakan. Nah, biar nggak salah hitung, yuk simak artikel berikut!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-bunga-pinjaman.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-bunga-pinjaman.jpg\",\"width\":1200,\"height\":800,\"caption\":\"cara menghitung bunga pinjaman\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Artikel\",\"item\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pinjaman\",\"item\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/pinjaman\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Cara Menghitung Bunga Pinjaman, Beda-beda Tergantung\u00a0 Jenisnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/\",\"name\":\"MOFI Artikel\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization\",\"name\":\"Moladin Finance\",\"alternateName\":\"MOFI\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Mofi-icon-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Mofi-icon-01.jpg\",\"width\":696,\"height\":696,\"caption\":\"Moladin Finance\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/afb6a4734542910e71c6f9428eca5a64\",\"name\":\"Ahmad Yusuf\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e614769849124f179100e6ff138ad285?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e614769849124f179100e6ff138ad285?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ahmad Yusuf\"},\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/author\/seo-merdekadigital\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Cara Menghitung Bunga Pinjaman, Lengkap dengan Contoh","description":"Cara menghitung bunga pinjaman bisa berbeda-beda, tergantung jenis bunga yang dikenakan. Nah, biar nggak salah hitung, yuk simak artikel berikut!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"5 Cara Menghitung Bunga Pinjaman, Lengkap dengan Contoh","og_description":"Cara menghitung bunga pinjaman bisa berbeda-beda, tergantung jenis bunga yang dikenakan. Nah, biar nggak salah hitung, yuk simak artikel berikut!","og_url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman","og_site_name":"Moladin Finance Official Blog","article_published_time":"2024-09-26T06:30:46+00:00","article_modified_time":"2024-09-26T06:30:47+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-bunga-pinjaman.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ahmad Yusuf","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ahmad Yusuf","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman"},"author":{"name":"Ahmad Yusuf","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/afb6a4734542910e71c6f9428eca5a64"},"headline":"Cara Menghitung Bunga Pinjaman, Beda-beda Tergantung\u00a0 Jenisnya","datePublished":"2024-09-26T06:30:46+00:00","dateModified":"2024-09-26T06:30:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman"},"wordCount":1001,"publisher":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-bunga-pinjaman.jpg","keywords":["Pinjaman","tips"],"articleSection":["Pinjaman","Tips"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman","name":"5 Cara Menghitung Bunga Pinjaman, Lengkap dengan Contoh","isPartOf":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-bunga-pinjaman.jpg","datePublished":"2024-09-26T06:30:46+00:00","dateModified":"2024-09-26T06:30:47+00:00","description":"Cara menghitung bunga pinjaman bisa berbeda-beda, tergantung jenis bunga yang dikenakan. Nah, biar nggak salah hitung, yuk simak artikel berikut!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#primaryimage","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-bunga-pinjaman.jpg","contentUrl":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-bunga-pinjaman.jpg","width":1200,"height":800,"caption":"cara menghitung bunga pinjaman"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/cara-menghitung-bunga-pinjaman#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Artikel","item":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pinjaman","item":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/pinjaman"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Cara Menghitung Bunga Pinjaman, Beda-beda Tergantung\u00a0 Jenisnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#website","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/","name":"MOFI Artikel","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization","name":"Moladin Finance","alternateName":"MOFI","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Mofi-icon-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Mofi-icon-01.jpg","width":696,"height":696,"caption":"Moladin Finance"},"image":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/afb6a4734542910e71c6f9428eca5a64","name":"Ahmad Yusuf","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e614769849124f179100e6ff138ad285?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e614769849124f179100e6ff138ad285?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ahmad Yusuf"},"url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/author\/seo-merdekadigital"}]}},"featured_image_url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-bunga-pinjaman.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1037"}],"collection":[{"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1037"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1037\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1039,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1037\/revisions\/1039"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1038"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}