{"id":1046,"date":"2024-09-27T13:34:44","date_gmt":"2024-09-27T06:34:44","guid":{"rendered":"https:\/\/mofi.id\/artikel\/?p=1046"},"modified":"2024-09-26T13:36:30","modified_gmt":"2024-09-26T06:36:30","slug":"bunga-tunggal-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah","title":{"rendered":"Bunga Tunggal: Pengertian, Pro-Kontra, sampai Cara Menghitungnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Memahami konsep bunga tunggal adalah hal penting bagi para pebisnis. Semasa sekolah dulu kamu mungkin sudah diajarkan bahwa bunga tunggal adalah bunga yang besarnya tetap, tapi kamu tidak diberi tahu apa kekurangan, kelebihan, dan implikasinya dalam dunia nyata.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, yuk simak penjelasan tentang jenis bunga yang satu ini selengkapnya di artikel berikut!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Bunga Tunggal?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ketika kamu meminjam uang di bank atau lembaga keuangan, biasanya kamu harus membayar lebih dari jumlah pokok yang kamu pinjam. Nah, kelebihan itulah yang disebut sebagai bunga\u2014atau <em>interest <\/em>dalam Bahasa Inggris.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bahasa yang sederhana, bunga adalah \u201cbalas jasa\u201d debitur kepada kreditur atas uang yang telah dipinjamkan\u2014di mana besarnya atas persetujuan bersama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara, kalau dilihat dari jenisnya, bunga pinjaman maupun bunga simpanan bisa dibedakan menjadi dua, yakni bunga tunggal <em>(simple interest) <\/em>dan bunga majemuk <em>(compound interest)<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Bunga tunggal adalah bunga yang besar persentasenya tetap hingga akhir jangka waktu. Sementara persentase bunga majemuk, besarnya bisa berubah-ubah setiap periode waktu tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh produk keuangan yang menerapkan sistem bunga tunggal di antaranya adalah deposito, obligasi, dan sukuk.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kelebihan Bunga Tunggal<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Setiap produk keuangan pasti menawarkan fitur unggulan sekaligus kekurangannya masing-masing. Termasuk dengan produk pinjaman atau simpanan yang menggunakan sistem bunga tunggal. Berikut adalah kelebihan yang ditawarkan bunga tunggal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Transparansi dan Prediktabilitas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perhitungan bunga tunggal sederhana dan mudah dipahami\u2014oleh orang awam sekali pun.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena besarnya tetap, bunga tunggal menawarkan prediktabilitas pembayaran yang lebih baik. Ini bisa membantumu membuat anggaran dengan lebih efektif karena dapat mengetahui dengan tepat berapa banyak yang harus dibayar setiap bulannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini juga dapat mempermudah pengelolaan keuangan sehingga menghindari risiko telat bayar yang bisa menimbulkan denda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Pelunasan Lebih Awal<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau mendapatkan pinjaman dengan sistem bunga tunggal, ada kemungkinan kamu bisa melunasi pinjaman lebih awal tanpa penalti.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya pada pinjaman dengan bunga majemuk, kamu bisa dikenai biaya tambahan atau penalti kalau berniat melunasi pinjaman sebelum tenornya habis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Total Bunga yang Lebih Rendah<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk pinjaman jangka pendek atau yang jumlah tidak terlalu besar, bunga tunggal bisa menghasilkan total pembayaran bunga yang lebih rendah dibandingkan bunga majemuk.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu karena besarnya bunga dihitung berdasarkan jumlah pinjaman awal dan kamu tidak perlu membayar bunga atas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kekurangan Bunga Tunggal<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun sistem bunga tunggal mungkin tampak seperti pilihan yang bagus, kamu tetap perlu mempertimbangkan kekurangannya sehingga bisa membuat keputusan yang terbaik. Berikut adalah kekurangan bunga tunggal yang perlu dicermati.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Pembayaran Bulanan yang Lebih Tinggi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Meskipun menawarkan total bunga yang lebih rendah, pinjaman dengan bunga tunggal biasanya memiliki angsuran bulanan yang lebih tinggi daripada pinjaman bunga majemuk. Itu karena jangka waktu pinjamannya relatif lebih pendek.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Tenor yang Lebih Pendek<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pinjaman bunga tunggal seringkali memiliki periode pembayaran yang lebih pendek daripada jenis pinjaman lainnya. Ini artinya, kamu harus melakukan pembayaran bulanan yang lebih tinggi dan dalam waktu yang lebih singkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun tampak seperti hal baik, bagi mereka yang anggarannya terbatas, hal ini dapat menjadi beban keuangan yang signifikan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Suku Bunga Tetap<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Terlepas dari perubahan skor kredit maupun kondisi di pasar, pinjaman bunga tunggal memiliki suku bunga tetap. Meskipun ini dapat menjadi keuntungan jika suku bunga naik, ini juga dapat menjadi kerugian jika suku bunga turun.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu kenapa, bunga tunggal tidak disarankan untuk model investasi dengan tingkat pengembalian yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menghitung Bunga Tunggal dan Contohnya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Perhitungan bunga tunggal bisa diterapkan pada kasus pinjaman maupun simpanan dan investasi. Di mana, besarnya bunga hanya dihitung sekali berdasarkan besar investasi atau pinjaman awal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Supaya lebih mudah memahaminya, mari simak cara menghitung bunga tunggal melalui ilustrasi berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Bunga Tunggal sebagai Investasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Doni memiliki rencana investasi dengan menempatkan sejumlah dana di sebuah deposito dengan bunga tunggal. Nilai investasi awal yang akan ia lakukan adalah sebesar Rp 100.000.000,00 dengan tingkat bunga 2,5% per tahun dan jangka waktu investasi adalah 5 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan ilustrasi tersebut, berapa bunga dan modal akhir yang akan didapatkan Doni di akhir periode investasi?<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Bunga dalam 1 tahun:<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>B = 2,5% x Rp 100.000.000,00 = Rp 2.500.000,00<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Bunga dalam 5 tahun:<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>B = 5 x Rp 2.500.000,00 = Rp 12.500.000,00<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Modal akhir di tahun ke-5:<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>M = Rp 100.000.000,00 + Rp 12.500.000,00 = Rp 112.500.000,00<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Bunga Tunggal sebagai Simpanan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dino menabung uangnya sebesar Rp 50.000.000 di bank dengan bunga tunggal yang ditawarkan sebesar 1,5% per tahun, maka berapa saldo akhir Dino di tahun ke-5 kalau uangnya tidak pernah diambil?<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengabaikan biaya administrasi dan biaya lain-lain, saldo akhir di rekening tabungan Dino pada tahun ke-5 adalah sebesar:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Bunga setelah 5 tahun menabung:<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>B = 1,5% x 5 x Rp 50.00.000,00 = Rp 3.750.000,00<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Saldo akhir tabungan setelah 5 tahun menabung:<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>M = Rp 50.000.000,00 + Rp 3.750.000,00 = Rp 53.750.000,00<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Bunga Tunggal sebagai Pinjaman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dion membutuhkan tambahan dana untuk modal usaha. Supaya bisnisnya bisa tetap jalan, ia pun mengajukan pinjaman sebesar Rp 120.000.000 ke bank dengan bunga tunggal 7,5% per tahun. Dion berencana melunasi pinjamannya setelah tahun ke-5.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka berapa besar besar total bunga pinjaman Dion dan berapa angsuran per bulannya?<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Total bunga pinjaman selama 5 tahun<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>B = 7,5% x 5 x Rp 120.000.000,00 = Rp 45.000.000,00<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Angsuran bunga per bulan:<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>B = Rp 45.000.000,00 : (5 x 12) = Rp 750.000,00<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Angsuran pokok per bulan:<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>M = Rp 120.000.000,00 : (5 x 12) = Rp 2.000.000,00<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Total angsuran per bulan:<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>M = Rp 750.000,00 + Rp 2.000.000,00 = Rp 2.750.000,00<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, pas banget nih! Kalau sekarang kamu sedang membutuhkan pinjaman modal untuk usaha atau keperluan lainnya, kamu bisa memanfaatkan <strong>Pembiayaan Jaminan BPKB Mobil<\/strong> dari MOFI.<\/p>\n\n\n\n<p>Caranya mudah, kamu hanya perlu mengisi form dan melengkapi semua dokumen persyaratan. Proses pengajuan bakal kami proses dalam waktu 1 hari kerja, cepat banget kan? Yuk, pelajari persyaratan dan cara pengajuannya <a href=\"https:\/\/moladinfinance.com\/produk\/pinjaman-jaminan-bpkb-mobil\">di sini<\/a>!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memahami konsep bunga tunggal adalah hal penting bagi para pebisnis. Semasa sekolah dulu kamu mungkin sudah diajarkan bahwa bunga tunggal adalah bunga yang besarnya tetap, tapi kamu tidak diberi tahu&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1047,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[7,17],"tags":[12,18],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bunga Tunggal: Arti, Pro-Kontra, sampai Cara Menghitung<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bunga tunggal adalah suku bunga yang tak berubah sampai akhir periode pinjaman atau investasi usai. Cari tahu selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bunga Tunggal: Arti, Pro-Kontra, sampai Cara Menghitung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bunga tunggal adalah suku bunga yang tak berubah sampai akhir periode pinjaman atau investasi usai. Cari tahu selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Moladin Finance Official Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-27T06:34:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-26T06:36:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/bunga-tunggal-.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ahmad Yusuf\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ahmad Yusuf\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah\"},\"author\":{\"name\":\"Ahmad Yusuf\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/afb6a4734542910e71c6f9428eca5a64\"},\"headline\":\"Bunga Tunggal: Pengertian, Pro-Kontra, sampai Cara Menghitungnya\",\"datePublished\":\"2024-09-27T06:34:44+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-26T06:36:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah\"},\"wordCount\":863,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/bunga-tunggal-.jpg\",\"keywords\":[\"Pinjaman\",\"tips\"],\"articleSection\":[\"Pinjaman\",\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah\",\"name\":\"Bunga Tunggal: Arti, Pro-Kontra, sampai Cara Menghitung\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/bunga-tunggal-.jpg\",\"datePublished\":\"2024-09-27T06:34:44+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-26T06:36:30+00:00\",\"description\":\"Bunga tunggal adalah suku bunga yang tak berubah sampai akhir periode pinjaman atau investasi usai. Cari tahu selengkapnya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/bunga-tunggal-.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/bunga-tunggal-.jpg\",\"width\":1200,\"height\":800,\"caption\":\"bunga tunggal\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Artikel\",\"item\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pinjaman\",\"item\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/pinjaman\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Bunga Tunggal: Pengertian, Pro-Kontra, sampai Cara Menghitungnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/\",\"name\":\"MOFI Artikel\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization\",\"name\":\"Moladin Finance\",\"alternateName\":\"MOFI\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Mofi-icon-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Mofi-icon-01.jpg\",\"width\":696,\"height\":696,\"caption\":\"Moladin Finance\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/afb6a4734542910e71c6f9428eca5a64\",\"name\":\"Ahmad Yusuf\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e614769849124f179100e6ff138ad285?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e614769849124f179100e6ff138ad285?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ahmad Yusuf\"},\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/author\/seo-merdekadigital\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bunga Tunggal: Arti, Pro-Kontra, sampai Cara Menghitung","description":"Bunga tunggal adalah suku bunga yang tak berubah sampai akhir periode pinjaman atau investasi usai. Cari tahu selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bunga Tunggal: Arti, Pro-Kontra, sampai Cara Menghitung","og_description":"Bunga tunggal adalah suku bunga yang tak berubah sampai akhir periode pinjaman atau investasi usai. Cari tahu selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah","og_site_name":"Moladin Finance Official Blog","article_published_time":"2024-09-27T06:34:44+00:00","article_modified_time":"2024-09-26T06:36:30+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/bunga-tunggal-.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ahmad Yusuf","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ahmad Yusuf","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah"},"author":{"name":"Ahmad Yusuf","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/afb6a4734542910e71c6f9428eca5a64"},"headline":"Bunga Tunggal: Pengertian, Pro-Kontra, sampai Cara Menghitungnya","datePublished":"2024-09-27T06:34:44+00:00","dateModified":"2024-09-26T06:36:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah"},"wordCount":863,"publisher":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/bunga-tunggal-.jpg","keywords":["Pinjaman","tips"],"articleSection":["Pinjaman","Tips"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah","name":"Bunga Tunggal: Arti, Pro-Kontra, sampai Cara Menghitung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/bunga-tunggal-.jpg","datePublished":"2024-09-27T06:34:44+00:00","dateModified":"2024-09-26T06:36:30+00:00","description":"Bunga tunggal adalah suku bunga yang tak berubah sampai akhir periode pinjaman atau investasi usai. Cari tahu selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#primaryimage","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/bunga-tunggal-.jpg","contentUrl":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/bunga-tunggal-.jpg","width":1200,"height":800,"caption":"bunga tunggal"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bunga-tunggal-adalah#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Artikel","item":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pinjaman","item":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/pinjaman"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Bunga Tunggal: Pengertian, Pro-Kontra, sampai Cara Menghitungnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#website","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/","name":"MOFI Artikel","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization","name":"Moladin Finance","alternateName":"MOFI","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Mofi-icon-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Mofi-icon-01.jpg","width":696,"height":696,"caption":"Moladin Finance"},"image":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/afb6a4734542910e71c6f9428eca5a64","name":"Ahmad Yusuf","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e614769849124f179100e6ff138ad285?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e614769849124f179100e6ff138ad285?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ahmad Yusuf"},"url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/author\/seo-merdekadigital"}]}},"featured_image_url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/bunga-tunggal-.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1046"}],"collection":[{"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1046"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1046\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1048,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1046\/revisions\/1048"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1047"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1046"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1046"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1046"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}