{"id":1149,"date":"2024-10-29T12:09:49","date_gmt":"2024-10-29T05:09:49","guid":{"rendered":"https:\/\/mofi.id\/artikel\/?p=1149"},"modified":"2024-10-29T15:08:18","modified_gmt":"2024-10-29T08:08:18","slug":"contoh-surat-jual-beli-tanah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah","title":{"rendered":"Contoh Surat Jual Beli Tanah: Pengertian, Fungsi, dan Hal yang Perlu Diperhatikan"},"content":{"rendered":"\n<p>Ketika melakukan transaksi properti, surat perjanjian jual beli tanah adalah salah satu dokumen legal yang harus tersedia. Karena itu, kamu harus tahu seperti apa contoh surat jual beli tanah yang benar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain untuk mengatur kesepakatan jual beli, keberadaan dokumen ini bisa mencegah potensi sengketa di kemudian hari. Berikut ini adalah contoh surat jual beli tanah dan informasi lain yang perlu kamu tahu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, simak selengkapnya di artikel ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian Surat Jual Beli Tanah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Mengutip laman <a href=\"https:\/\/www.detik.com\/properti\/tips-dan-panduan\/d-7415492\/4-contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-serta-fungsi-dan-persyaratannya\">Detik Properti<\/a>, surat perjanjian jual beli bisa didefinisikan sebagai dokumen yang berisi pernyataan tertulis mengenai kesepakatan jual beli tanah antara pihak penjual dan pembeli.<\/p>\n\n\n\n<p>Di mana pihak penjual akan menyerahkan tanah (dan\/atau bangunan) yang telah disepakati kepada pembeli setelah menerima pembayaran sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah disetujui kedua belah pihak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fungsi Surat Jual Beli Tanah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, surat perjanjian jual beli tanah bukan sekadar dokumen pelengkap. Melainkan memiliki fungsi-fungsi penting seperti yang dijelaskan berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Pengakuan Hak Milik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Surat jual beli tanah adalah dokumen legal yang membuktikan bahwa telah terjadi pemindahan hak kepemilikan tanah dari penjual kepada pembeli. Dalam hal ini, hak pembeli sebagai pemilik tanah yang baru diakui secara sah di hadapan hukum.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Perlindungan Hukum<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Surat jual beli tanah juga memberikan perlindungan hukum bagi masing-masing pihak dengan menjelaskan hak dan kewajibannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, di dalam dokumen ini juga disebutkan ketentuan-ketentuan yang mengatur <a href=\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/akad-kredit-adalah\">akad jual belinya<\/a>. Apabila di kemudian hari terjadi sengketa atau perselisihan, surat ini bisa digunakan sebagai acuan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Bukti Transaksi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dokumen ini juga dapat dijadikan bukti adanya transaksi <a href=\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/proses-jual-beli-tanah\">jual beli tanah<\/a> yang sah antara penjual dan pembeli\u2014dan dapat dibuktikan dengan tanda tangan kedua belah pihak di atas materai.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bukti ini kemudian bisa digunakan untuk melacak sejarah kepemilikan tanah dan membantu penyusunan <a href=\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/njop\">catatan pajak<\/a> maupun kebutuhan administrasi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Catatan Resmi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Agar perubahan kepemilikan diakui secara resmi oleh otoritas terkait dan data tentang properti tersimpan dalam catatan resmi yang aman, transaksi jual beli properti biasanya perlu didaftarkan ke Kantor Pertanahan atau Badan Pertanahan (BPN).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Jaminan Keamanan&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir, surat jual beli tanah juga memberikan jaminan keamanan bagi pembeli. Selain itu, dokumen-dokumen ini bisa digunakan sebagai referensi ketika pemilik tanah yang baru berniat menjual tanah tersebut atau menggunakannya sebagai jaminan pinjaman bank.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Hal yang Diperhatikan saat Membuat Surat Jual Beli Tanah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum melihat contoh surat jual beli tanah, kamu perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini untuk membuat surat jual beli tanah yang baik. Mengingat fungsinya yang sangat krusial. Berikut rangkumannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Mencantumkan Data Secara Lengkap<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Surat jual beli tanah harus mencakup identitas penjual, pembeli, dan objek yang dijual secara lengkap dan benar. Bahkan kalau perlu, data tanah yang dijual bisa dilengkapi dengan lampiran ilustrasi lahan atau peta lokasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Menuliskan Ketentuan Pembayaran<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kemudian, besarnya harga jual dan metode pembayaran juga perlu dicantumkan secara jelas dalam surat jual beli tanah. Termasuk jika ada pembayaran uang muka atau tanda jadi dari kesepakatan jual beli.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Menyatakan Pembebanan Biaya Lain-lain<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Surat jual beli tanah juga perlu menyatakan pembebanan biaya-biaya lainnya yang menyertai proses transaksi tersebut. Contohnya biaya balik nama, pajak, dan pengurusan administrasi. Biasanya, biaya ini secara otomatis dibebankan kepada pembeli.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Menyampaikan Pasal-pasal yang Mengikat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Surat jual beli tanah perlu menyampaikan pasal-pasal yang mengikat, seperti proses penyerahan, status kepemilikan, masa berlaku perjanjian, hingga penyelesaian perselisihan\u2014yang intinya melindungi hak masing-masing pihak.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketentuan-ketentuan ini harus didiskusikan dan disepakati oleh keduanya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Penandatanganan oleh Pihak yang Terlibat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Di bagian terakhir, surat jual beli ini perlu ditandatangani oleh pihak-pihak yang terlibat, yakni penjual, pembeli, dan saksi. Lengkap dengan lokasi dan tanggal yang menerangkan secara jelas bahwa persetujuan jual beli tanah telah dibuat.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memberikan kekuatan hukum dan mempermudah proses pendaftaran di Kantor Pertanahan atau Badan Pertanahan setempat, kamu bisa menandatanginya di hadapan notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Pendaftaran dan Pengurusan Akta Jual Beli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah Surat Keterangan Jual Beli Tanah selesai dan ditandatangani, langkah selanjutnya adalah mendaftarkannya ke Badan Pertanahan. Ini adalah langkah penting untuk melakukan perubahan nama pemilik dalam sertifikat tanah. Proses pengurusan ini biasanya akan sekaligus dibantu oleh notaris atau PPAT.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Surat Jual Beli Tanah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas, ini adalah contoh surat jual beli tanah yang bisa kamu tiru ketika membutuhkan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">===<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Nomor: __________\/<\/p>\n\n\n\n<p>Pada hari ini, ______ tanggal ______ bulan ______ tahun ______, yang bertanda tangan di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pihak Pertama yang kemudian disebut sebagai Penjual:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Nama : Budi Luhur<\/p>\n\n\n\n<p>NIK : 123456789101112<\/p>\n\n\n\n<p>Alamat : Jalan Tanah Air Bangsa No. 17<\/p>\n\n\n\n<p>Pekerjaan : Pegawai Swasta<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Dan pihak Kedua yang kemudian disebut sebagai Pembeli:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Nama : Insan Mulia<\/p>\n\n\n\n<p>NIK : 1314151617181920<\/p>\n\n\n\n<p>Alamat : Jalan Persatuan Rakyat No. 08<\/p>\n\n\n\n<p>Pekerjaan : Pegawai Swasta<\/p>\n\n\n\n<p>Telah bersepakat untuk mengadakan perjanjian jual beli tanah dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pasal 1: Rincian Objek Jual Beli<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Penjual dengan ini menyatakan akan menjual sebidang tanah dengan rincian sebagai berikut kepada Pembeli:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Lokasi tanah : Jalan Indonesia Merdeka No. 45<\/li>\n\n\n\n<li>Luas tanah : 250 meter persegi<\/li>\n\n\n\n<li>Status tanah : Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 17845<\/li>\n\n\n\n<li>Batas-batas tanah<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li>Sebelah selatan : Masjid Madinah Mekah<\/li>\n\n\n\n<li>Sebelah utara : Toko Buku Insan Cendekia<\/li>\n\n\n\n<li>Sebelah timur : Jalan Raya Perjuangan Bangsa<\/li>\n\n\n\n<li>Sebelah barat : Restoran Padang Minang Merdeka<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Pasal 2: Harga dan Cara Pembayaran<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Harga tanah yang disepakati adalah Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar Rupiah) dengan ketentuan pembayaran sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Uang muka sebesar Rp 250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta Rupiah) dibayarkan pada saat penandatanganan surat ini.<\/li>\n\n\n\n<li>Sisa pembayaran sebesar Rp 750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta Rupiah) akan dibayar secara tunai setelah Sertifikat Tanah diterbitkan oleh Kantor Pertanahan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Pasal 3: Penyerahan Sertifikat dan Dokumen<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Penjual akan menyerahkan sertifikat asli dan dokumen terkait lainnya kepada Pembeli setelah pembayaran dinyatakan lunas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pasal 4: Biaya-biaya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Biaya lain-lain yang timbul dari proses balik nama sertifikat dan pengurusan administrasi lainnya ditanggung sepenuhnya oleh Pembeli.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pasal 5: Jaminan dan Tanggung Jawab<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Penjual menjamin bahwa tanah yang dijual bebas sengketa, bebas dari segala macam tuntutan hukum, dan tidak sedang dijaminkan kepada pihak lain. Maka, Penjual akan bertanggung jawab jika di kemudian hari terjadi sengketa yang berkaitan dengan kepemilikan tanah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pasal 6: Larangan bagi Kedua Pihak<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Penjual tidak diperkenankan menjual tanah ini kepada pihak lain selama perjanjian masih berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembeli juga tidak diizinkan menjual tanah ini kepada pihak lain sebelum pembayaran dinyatakan lunas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pasal 7: Penyelesaian Perselisihan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Apabila di kemudian hari terjadi perselisihan atau masalah hukum terkait tanah ini, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah mufakat. Namun, jika tidak mencapai kata sepakat, kedua pihak setuju untuk menyelesaikannya melalui jalur hukum<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pasal 8: Masa Berlaku Perjanjian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika Penjual meninggal dunia sebelum masa berlaku perjanjian berakhir, ahli waris dan pembeli yang menjadi pemilik sah wajib mengikuti ketentuan dalam perjanjian jual beli ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pasal 9: Penutup<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Surat perjanjian ini dibuat rangkap dua, dilengkapi dengan materai, dan masing-masing memiliki kekuatan hukum yang sama, serta ditandatangani oleh kedua pihak dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-regular\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Jakarta, 17 Agustus 2024<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>Penjual,<\/td><td>Pembeli,<\/td><\/tr><tr><td>Materai Rp10.000&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/td><td>Materai Rp10.000<\/td><\/tr><tr><td><strong>(Budi Luhur)&nbsp; <\/strong>&nbsp;<\/td><td><strong>(Insan Mulia)<\/strong><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-regular\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Saksi 1,<\/td><td>Saksi 2,<\/td><\/tr><tr><td><strong>(Budi Amanah)&nbsp;&nbsp;<\/strong><\/td><td><strong>(Insan Fatonah)<\/strong><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">===<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah contoh surat jual beli tanah yang bisa kamu gunakan untuk membuat format perjanjian jual beli properti.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, kalau suatu hari kamu membutuhkan tambahan dana untuk modal usaha atau kebutuhan darurat, kamu bisa mengajukan pembiayaan bersama <a href=\"https:\/\/moladinfinance.com\/\">MOFI<\/a>. Klik <a href=\"https:\/\/moladinfinance.com\/produk\">di sini<\/a> untuk mempelajari informasi selengkapnya!&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika melakukan transaksi properti, surat perjanjian jual beli tanah adalah salah satu dokumen legal yang harus tersedia. Karena itu, kamu harus tahu seperti apa contoh surat jual beli tanah yang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1183,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[5,17],"tags":[15,27,18],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Surat Jual Beli Tanah dan Fungsi-Fungsinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Lagi bikin surat perjanjian jual beli tanah tapi tak tahu formatnya? Cek contoh surat jual beli tanah di sini, yuk!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Surat Jual Beli Tanah dan Fungsi-Fungsinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lagi bikin surat perjanjian jual beli tanah tapi tak tahu formatnya? Cek contoh surat jual beli tanah di sini, yuk!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Moladin Finance Official Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-29T05:09:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-29T08:08:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Contoh-Surat-Jual-Beli-Tanah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"799\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ahmad Yusuf\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ahmad Yusuf\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah\"},\"author\":{\"name\":\"Ahmad Yusuf\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/afb6a4734542910e71c6f9428eca5a64\"},\"headline\":\"Contoh Surat Jual Beli Tanah: Pengertian, Fungsi, dan Hal yang Perlu Diperhatikan\",\"datePublished\":\"2024-10-29T05:09:49+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-29T08:08:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah\"},\"wordCount\":1164,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Contoh-Surat-Jual-Beli-Tanah.jpg\",\"keywords\":[\"Bisnis\",\"Properti\",\"tips\"],\"articleSection\":[\"Bisnis\",\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah\",\"name\":\"Contoh Surat Jual Beli Tanah dan Fungsi-Fungsinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Contoh-Surat-Jual-Beli-Tanah.jpg\",\"datePublished\":\"2024-10-29T05:09:49+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-29T08:08:18+00:00\",\"description\":\"Lagi bikin surat perjanjian jual beli tanah tapi tak tahu formatnya? Cek contoh surat jual beli tanah di sini, yuk!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Contoh-Surat-Jual-Beli-Tanah.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Contoh-Surat-Jual-Beli-Tanah.jpg\",\"width\":1200,\"height\":799,\"caption\":\"Contoh Surat Jual Beli Tanah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Artikel\",\"item\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bisnis\",\"item\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bisnis\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Contoh Surat Jual Beli Tanah: Pengertian, Fungsi, dan Hal yang Perlu Diperhatikan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/\",\"name\":\"MOFI Artikel\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization\",\"name\":\"Moladin Finance\",\"alternateName\":\"MOFI\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Mofi-icon-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Mofi-icon-01.jpg\",\"width\":696,\"height\":696,\"caption\":\"Moladin Finance\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/afb6a4734542910e71c6f9428eca5a64\",\"name\":\"Ahmad Yusuf\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e614769849124f179100e6ff138ad285?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e614769849124f179100e6ff138ad285?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ahmad Yusuf\"},\"url\":\"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/author\/seo-merdekadigital\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Surat Jual Beli Tanah dan Fungsi-Fungsinya","description":"Lagi bikin surat perjanjian jual beli tanah tapi tak tahu formatnya? Cek contoh surat jual beli tanah di sini, yuk!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Surat Jual Beli Tanah dan Fungsi-Fungsinya","og_description":"Lagi bikin surat perjanjian jual beli tanah tapi tak tahu formatnya? Cek contoh surat jual beli tanah di sini, yuk!","og_url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah","og_site_name":"Moladin Finance Official Blog","article_published_time":"2024-10-29T05:09:49+00:00","article_modified_time":"2024-10-29T08:08:18+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":799,"url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Contoh-Surat-Jual-Beli-Tanah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ahmad Yusuf","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ahmad Yusuf","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah"},"author":{"name":"Ahmad Yusuf","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/afb6a4734542910e71c6f9428eca5a64"},"headline":"Contoh Surat Jual Beli Tanah: Pengertian, Fungsi, dan Hal yang Perlu Diperhatikan","datePublished":"2024-10-29T05:09:49+00:00","dateModified":"2024-10-29T08:08:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah"},"wordCount":1164,"publisher":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Contoh-Surat-Jual-Beli-Tanah.jpg","keywords":["Bisnis","Properti","tips"],"articleSection":["Bisnis","Tips"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah","name":"Contoh Surat Jual Beli Tanah dan Fungsi-Fungsinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Contoh-Surat-Jual-Beli-Tanah.jpg","datePublished":"2024-10-29T05:09:49+00:00","dateModified":"2024-10-29T08:08:18+00:00","description":"Lagi bikin surat perjanjian jual beli tanah tapi tak tahu formatnya? Cek contoh surat jual beli tanah di sini, yuk!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#primaryimage","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Contoh-Surat-Jual-Beli-Tanah.jpg","contentUrl":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Contoh-Surat-Jual-Beli-Tanah.jpg","width":1200,"height":799,"caption":"Contoh Surat Jual Beli Tanah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/contoh-surat-jual-beli-tanah#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Artikel","item":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bisnis","item":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/bisnis"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Contoh Surat Jual Beli Tanah: Pengertian, Fungsi, dan Hal yang Perlu Diperhatikan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#website","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/","name":"MOFI Artikel","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#organization","name":"Moladin Finance","alternateName":"MOFI","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Mofi-icon-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Mofi-icon-01.jpg","width":696,"height":696,"caption":"Moladin Finance"},"image":{"@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/afb6a4734542910e71c6f9428eca5a64","name":"Ahmad Yusuf","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e614769849124f179100e6ff138ad285?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e614769849124f179100e6ff138ad285?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ahmad Yusuf"},"url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/author\/seo-merdekadigital"}]}},"featured_image_url":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Contoh-Surat-Jual-Beli-Tanah.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1149"}],"collection":[{"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1149"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1149\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1152,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1149\/revisions\/1152"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1183"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1149"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1149"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/moladinfinance.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1149"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}