Kebutuhan memiliki rumah sering kali membuat KPR menjadi pilihan utama bagi calon pembeli. Namun, KPR bukan satu-satunya skema yang bisa digunakan untuk membeli rumah secara cicilan.
Beberapa alternatif pembiayaan dapat dipertimbangkan sesuai kondisi finansial dan kemampuan membayar. Pilihannya mencakup kredit langsung melalui pengembang, pembiayaan dari lembaga keuangan, hingga skema menggunakan aset sebagai jaminan.
Lantas, apa saja cara kredit rumah selain KPR yang bisa dipilih? Simak pilihan pembiayaan, syarat, kelebihan, kekurangan, serta hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajukannya.
Cara Kredit Rumah Selain KPR

1. Cash Bertahap ke Pengembang
Cash bertahap memungkinkan kamu membayar rumah secara mencicil langsung kepada pengembang dalam periode tertentu. Tenornya biasanya lebih singkat dibandingkan KPR bank sehingga nominal cicilan per bulan bisa lebih besar.
Sebagai contoh, rumah seharga Rp800 juta dibeli dengan DP 30% atau Rp240 juta. Sisa Rp560 juta kemudian dibayarkan sesuai kesepakatan, misalnya selama 12 bulan. Artinya, cicilan pokok sekitar Rp46,7 juta per bulan.
Skema ini cocok buat kamu yang memiliki kemampuan finansial cukup kuat tetapi ingin menghindari tenor panjang.
2. Credit in House, Cicilan Langsung ke Developer
Credit in house merupakan skema pembelian rumah melalui cicilan langsung kepada pengembang tanpa melibatkan bank. Ketentuan DP, tenor, dan nilai cicilan mengikuti perjanjian antara kamu dan developer.
Prosesnya relatif lebih sederhana karena tidak melalui pengajuan KPR bank. Meski begitu, kamu tetap perlu memeriksa legalitas pengembang, status tanah, serta isi perjanjian sebelum menyepakati pembelian.
3. Pinjaman Tanpa Bunga
Pinjaman tanpa bunga bisa menjadi alternatif jika kamu memperoleh dana dari keluarga, lembaga sosial, organisasi, atau pihak lain yang menyediakan pembiayaan tanpa bunga.
Skema ini dapat membantu kamu mendapatkan dana untuk membeli rumah tanpa tambahan bunga. Syarat dan plafon pinjaman tentu berbeda pada setiap pemberi dana.
Perjanjian tertulis tetap penting agar nominal pinjaman, jadwal pembayaran, serta hak dan kewajiban masing-masing pihak tercatat secara jelas.
4. Pembiayaan dari Pihak Swasta
Private financing merupakan pilihan ketika kamu mendapatkan pendanaan dari investor atau pihak swasta. Ketentuan pembiayaan biasanya dibuat berdasarkan kesepakatan antara pemberi dan penerima dana.
Sebelum memilihnya, perhatikan nilai pembiayaan, biaya tambahan, tenor, jaminan, serta konsekuensi jika terjadi keterlambatan pembayaran.
5. Bantuan atau Subsidi Pemerintah
Program pemerintah juga dapat membantu masyarakat memiliki hunian, terutama bagi kelompok yang memenuhi persyaratan tertentu. Bentuk dukungannya bisa berupa subsidi uang muka, subsidi bunga, maupun program kepemilikan rumah tertentu.
Ketersediaan program dan persyaratannya dapat berubah. Karena itu, pastikan kamu mengecek ketentuan terbaru melalui kanal resmi pemerintah.
6. Rent-to-Own
Konsep rent-to-own menggabungkan sistem sewa dan pembelian rumah. Kamu menyewa rumah terlebih dahulu selama periode tertentu, kemudian memiliki opsi untuk membeli properti tersebut sesuai kesepakatan.
Skema ini bisa menjadi pilihan buat kamu yang belum siap membeli rumah secara langsung, tetapi sudah ingin menempati hunian yang nantinya dapat dimiliki.
7. Sewa-Beli
Sewa-beli memiliki konsep yang mirip dengan rent-to-own. Perbedaannya terletak pada mekanisme kesepakatan antara pemilik dan penyewa terkait kepemilikan rumah setelah periode sewa selesai.
Dalam skema tertentu, sebagian pembayaran sewa dapat diperhitungkan sebagai bagian dari pembayaran pembelian. Ketentuan tersebut harus tercantum jelas dalam perjanjian agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Pilih Cara Kredit Rumah Sesuai Kemampuan Finansial
KPR bukan satu-satunya jalan untuk memiliki rumah secara cicilan. Cash bertahap, credit in house, pinjaman tanpa bunga, private financing, bantuan pemerintah, hingga rent-to-own dapat menjadi alternatif sesuai kondisi keuangan kamu.
Apa pun skema yang dipilih, jangan hanya melihat besarnya cicilan. Pastikan legalitas rumah dan pengembang jelas, pahami seluruh biaya, serta hitung kemampuan pembayaran agar cicilan rumah tidak mengganggu keuangan.
Sedang mencari pembiayaan untuk kebutuhan properti? Moladin Finance bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengajukan pembiayaan dengan jaminan sertifikat properti.
