Skip to main content

Moladin Finance Official Blog

Artikel » Panduan » Jangan Asal Pasang, Ini Cara Menentukan Harga Jual Rumah!

Jangan Asal Pasang, Ini Cara Menentukan Harga Jual Rumah!

by MOFI News
harga jual rumah - Moladin

Menentukan harga jual rumah tidak cukup hanya dengan melihat keinginan pemilik. Nilai hunian juga dipengaruhi luas tanah, kondisi bangunan, lokasi, hingga harga rumah sejenis di lingkungan sekitar.

Penetapan yang terlalu tinggi dapat membuat rumah lama menemukan pembeli, sedangkan harga terlalu rendah berisiko mengurangi keuntungan.

Supaya tidak salah menentukan nilai, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum rumah ditawarkan kepada calon pembeli.

Cara Menentukan Harga Jual Rumah yang Tepat

harga jual rumah - Moladin
Foto: Rumah123

Menetapkan nilai rumah secara rasional dapat membantu mempercepat proses penjualan. Berikut beberapa hal yang bisa kamu jadikan acuan:

1. Hitung Nilai Tanah dan Bangunan

Langkah pertama adalah memisahkan nilai tanah dan bangunan. Nilai tanah dapat dihitung berdasarkan harga tanah per meter persegi dikalikan luas tanah.

Sementara itu, nilai bangunan bisa diperkirakan dari biaya pembangunan per meter persegi dengan mempertimbangkan luas bangunan serta kondisi rumah saat ini.

Bangunan yang sudah berusia lama tentu memiliki nilai berbeda dibandingkan rumah yang masih relatif baru.

2. Gunakan NJOP sebagai Salah Satu Acuan

Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dapat digunakan sebagai patokan awal. NJOP merupakan nilai yang ditetapkan pemerintah dan salah satunya digunakan sebagai dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Perhitungannya dapat dilakukan dengan menjumlahkan nilai tanah dan bangunan berdasarkan luas serta NJOP masing-masing.

Namun, kamu sebaiknya tidak menjadikan NJOP sebagai satu-satunya penentu karena nilai transaksi di pasar bisa berbeda.

3. Perhitungkan Renovasi yang Sudah Dilakukan

Rumah yang baru direnovasi biasanya memiliki daya tarik lebih tinggi. Perbaikan atap, lantai, kamar mandi, dapur, hingga pengecatan ulang dapat menjadi nilai tambah.

Meski begitu, biaya renovasi tidak selalu dapat ditambahkan sepenuhnya ke nilai rumah. Kamu perlu melihat seberapa besar perbaikan tersebut meningkatkan kenyamanan dan kondisi hunian.

Baca Juga  Cara Membuat Sertifikat Tanah: Langkah dan Biaya Terbaru 2026

4. Cek Harga Rumah di Lingkungan Sekitar

Survei pasar menjadi bagian penting dalam menentukan harga jual rumah. Bandingkan rumah kamu dengan hunian lain yang memiliki luas tanah, luas bangunan, kondisi, serta fasilitas serupa.

Perhatikan juga perkembangan nilai rumah di kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Dari perbandingan ini, kamu bisa mendapatkan gambaran harga yang lebih realistis.

5. Sesuaikan dengan Kondisi Rumah

Kondisi fisik sangat memengaruhi nilai sebuah hunian. Rumah yang terawat, bersih, dan siap ditempati biasanya memiliki posisi lebih baik dibandingkan rumah yang membutuhkan banyak perbaikan.

Jika terdapat kerusakan pada bagian tertentu, hitung perkiraan biaya perbaikannya. Langkah ini membantu kamu menentukan harga jual rumah tanpa mengabaikan kondisi sebenarnya.

6. Jangan Abaikan Faktor Lokasi

Lokasi merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap nilai rumah. Hunian yang berada dekat sekolah, pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan, transportasi umum, dan akses jalan utama biasanya memiliki daya tarik lebih tinggi.

Selain fasilitas yang sudah tersedia, perkembangan kawasan juga patut diperhatikan. Kehadiran infrastruktur baru dapat meningkatkan daya tarik suatu wilayah.

Dengan pendekatan tersebut, kamu dapat menemukan angka yang lebih realistis dan meningkatkan peluang rumah cepat mendapatkan calon pembeli.

Masih ingin mengetahui informasi seputar properti dan tanah? Simak berbagai artikel lainnya di Moladin Finance untuk membantu kamu memahami pasar properti dengan lebih baik!

You may also like