Membeli rumah secara cicilan biasanya identik dengan KPR bank. Padahal, ada pilihan lain yang ditawarkan sejumlah pengembang, yaitu pembayaran rumah secara bertahap langsung kepada developer.
Skema ini bisa terasa lebih sederhana bagi calon pembeli karena prosesnya tidak melalui pengajuan kredit ke bank. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilihnya, terutama soal tenor, total pembayaran, legalitas rumah, dan isi perjanjian.
Cicil rumah langsung ke developer sebenarnya seperti apa? Simak keuntungan, hal yang perlu diperhatikan, dan cara mengajukannya berikut ini.
Keuntungan Cicil Rumah Langsung ke Developer
Cicilan langsung ke developer memiliki beberapa perbedaan dibandingkan KPR bank. Berikut sejumlah hal yang bisa menjadi pertimbangan sebelum memilih skema tersebut.
1. Biaya Administrasi Bisa Lebih Sederhana
Cicilan langsung ke developer tidak melalui proses pengajuan kredit perbankan. Dengan begitu, pembeli bisa terhindar dari sejumlah biaya yang umumnya muncul dalam proses KPR, seperti biaya appraisal atau provisi bank.
Namun, bukan berarti pembelian rumah bebas dari seluruh biaya. Tetap perhatikan biaya lain yang tercantum dalam kesepakatan, termasuk biaya notaris, pajak, dan administrasi transaksi.
2. Ada Developer yang Menawarkan DP Ringan
Beberapa developer menawarkan promo uang muka ringan, bahkan DP 0 persen untuk skema pembayaran tertentu. Penawaran seperti ini biasanya memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda pada setiap proyek.
Meski tidak perlu menyiapkan DP besar, pembeli bisa tetap diminta membayar booking fee. Pastikan jumlah dan ketentuan pengembaliannya tertulis secara jelas sebelum melakukan pembayaran.
3. Tidak Menggunakan Bunga KPR
Cicilan langsung ke developer tidak menggunakan mekanisme bunga kredit seperti KPR bank. Besaran harga rumah dan cicilan biasanya sudah disepakati antara pembeli dan developer sejak awal.
Meski begitu, pembeli tetap perlu melihat total harga rumah hingga pembayaran selesai. Skema tanpa bunga tidak otomatis berarti total biaya pembelian lebih rendah, sebab setiap developer memiliki harga, tenor, dan ketentuan pembayaran yang berbeda.
4. Proses Pengajuan Bisa Lebih Sederhana
Pengajuan cicilan langsung umumnya tidak melalui tahapan analisis kredit perbankan. Prosesnya bisa lebih sederhana karena pembeli bernegosiasi langsung mengenai skema pembayaran bersama developer.
Persyaratan setiap pengembang tetap berbeda. Pembeli sebaiknya meminta rincian mengenai dokumen, jadwal pembayaran, besaran cicilan, serta ketentuan apabila terjadi keterlambatan.
5. Tenor Bisa Dibicarakan Bersama
Berbeda dari KPR yang mengikuti ketentuan bank, cicilan langsung memungkinkan pembeli dan developer menyepakati tenor berdasarkan kesepakatan bersama.
Namun, tenor cicilan developer biasanya lebih pendek dibandingkan KPR bank. Semakin singkat masa pembayaran, semakin besar pula cicilan yang perlu disiapkan setiap bulan.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Cicil Rumah ke Developer
Di balik proses yang lebih sederhana, pembelian rumah secara langsung juga memiliki beberapa hal yang perlu diperiksa. Legalitas proyek dan isi perjanjian menjadi bagian penting sebelum mengeluarkan uang.
Pastikan Legalitas Rumah Jelas
Periksa status tanah, perizinan pembangunan, serta dokumen terkait rumah yang akan dibeli. Jangan hanya mengandalkan informasi dari brosur atau penjelasan tenaga pemasaran.
Baca Isi Perjanjian Pembayaran
Perhatikan harga rumah, jumlah cicilan, tenor, tanggal pembayaran, denda keterlambatan, hingga ketentuan pembatalan. Semua kesepakatan sebaiknya tercantum secara tertulis.
Perhatikan Status Sertifikat
Cari tahu status sertifikat tanah dan bagaimana proses pengalihan hak setelah pembayaran selesai. Informasi tersebut penting agar pembeli memahami tahapan kepemilikan rumah sejak awal.
Jangan Tergiur Promo Saja
Promo DP rendah atau cicilan ringan memang bisa mengurangi beban pembayaran di awal. Namun, pembeli tetap perlu menghitung kemampuan finansial berdasarkan total kewajiban hingga cicilan selesai.
Cara Mengajukan Cicilan Rumah ke Developer
Setelah menemukan rumah yang sesuai, ada beberapa tahapan yang bisa dilakukan sebelum masuk ke proses pembayaran.
1. Cek Profil dan Reputasi Developer
Cari tahu rekam jejak pengembang sebelum membayar booking fee. Periksa proyek yang pernah dibangun, legalitas perusahaan, serta informasi mengenai proyek rumah yang sedang ditawarkan.
Jika memungkinkan, kunjungi lokasi proyek untuk melihat kondisi pembangunan secara langsung.
2. Pilih Unit dan Tanyakan Skema Cicilan
Setelah menentukan rumah, tanyakan secara detail mengenai harga, uang muka, booking fee, tenor, nominal cicilan, serta jadwal pembayaran.
Jangan hanya melihat nominal cicilan per bulan. Hitung juga total uang yang akan dikeluarkan sampai rumah lunas.
3. Bayar Booking Fee Sesuai Kesepakatan
Booking fee biasanya digunakan untuk mengamankan unit yang dipilih. Sebelum membayar, pastikan tersedia bukti pembayaran dan ketahui apakah dana tersebut dapat dikembalikan apabila transaksi batal.
4. Buat PPJB
Pra Perjanjian Jual Beli (PPJB) menjadi dokumen yang mengatur kesepakatan awal antara pembeli dan developer. Isi perjanjian perlu diperiksa secara teliti, termasuk identitas para pihak, objek rumah, harga, jadwal pembayaran, serta hak dan kewajiban masing-masing.
Untuk memastikan isi dokumen sesuai ketentuan, pembeli dapat meminta bantuan notaris atau pihak yang memahami transaksi properti.
5. Lanjutkan ke AJB
Setelah persyaratan dan pembayaran sesuai kesepakatan terpenuhi, proses jual beli dapat dilanjutkan ke Akta Jual Beli (AJB). Dokumen ini menjadi bagian penting dalam proses pengalihan hak atas tanah dan bangunan.
Tahapan serta waktu pembuatan AJB dapat berbeda sesuai kondisi legalitas dan kesepakatan transaksi. Pastikan seluruh proses dilakukan melalui pihak yang berwenang.
Cicil Rumah ke Developer atau KPR Bank?
Cicilan langsung ke developer dan KPR bank memiliki mekanisme yang berbeda. Cicilan developer umumnya menawarkan proses yang lebih sederhana dan ruang negosiasi terkait tenor, sedangkan KPR memiliki proses analisis kredit serta ketentuan dari bank.
Pilihan skema pembayaran sebaiknya disesuaikan kemampuan finansial dan kondisi rumah yang ingin dibeli. Periksa total biaya, tenor, legalitas, serta isi perjanjian sebelum menentukan metode pembayaran.
Cicil Rumah dengan Perhitungan yang Matang
Cicil rumah langsung ke developer bisa menjadi alternatif bagi calon pembeli yang ingin menggunakan skema pembayaran di luar KPR bank. Kemudahan proses, promo DP, dan fleksibilitas tenor bisa menjadi pertimbangan, tetapi legalitas serta isi perjanjian tetap perlu diperiksa sejak awal.
Kamu juga bisa mencari informasi pembiayaan properti dan berbagai solusi pembelian kendaraan melalui Moladin Finance. Pantau informasi finansial lainnya di Moladin Finance agar rencana pembelian aset bisa disiapkan secara lebih matang.
