Skip to main content

Moladin Finance Official Blog

Artikel » Panduan » Cara Mengecek Nilai Tanah di BHUMI ATR/BPN, Mudah dan Cepat!

Cara Mengecek Nilai Tanah di BHUMI ATR/BPN, Mudah dan Cepat!

by MOFI News
cara mengecek nilai tanah - Moladin

Mengetahui harga tanah sebelum bertransaksi penting agar kamu bisa menilai apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan kondisi pasar.

Salah satu cara mengecek nilai tanah adalah melalui situs BHUMI ATR/BPN yang menyediakan informasi geospasial, termasuk Zona Nilai Tanah (ZNT) di berbagai wilayah.

Informasi tersebut dapat menjadi acuan awal untuk membandingkan nilai tanah di suatu lokasi. Namun, perlu diingat bahwa nilai yang ditampilkan tidak selalu sama dengan harga jual sebenarnya karena kondisi lahan dan perkembangan pasar setempat juga berpengaruh.

Cara Mengecek Nilai Tanah Secara Online lewat BHUMI ATR/BPN

Situs BHUMI yang dikelola Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memungkinkan masyarakat menelusuri informasi pertanahan melalui peta digital. Berikut tahapan yang bisa kamu ikuti untuk mencari informasi nilai tanah.

1. Buka Situs BHUMI ATR/BPN

Kunjungi situs resmi BHUMI ATR/BPN, lalu pilih menu untuk masuk ke tampilan peta. Pastikan kamu mengakses situs resmi agar informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang tepat.

2. Pilih Katalog Data

Setelah masuk ke tampilan peta, cari menu Katalog Data. Bagian ini berisi kumpulan data geospasial yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pencarian.

3. Cari Dataset Zona Nilai Tanah

Masuk ke bagian Dataset Utama, kemudian cari dataset bernama Zona Nilai Tanah. Pilih dataset tersebut dan tekan opsi untuk menerapkannya pada peta agar informasi yang tersedia dapat ditampilkan.

4. Masukkan Lokasi Tanah

Ketik nama daerah, alamat, atau lokasi yang ingin kamu periksa pada kolom pencarian. Setelah lokasi ditemukan, perhatikan informasi yang muncul pada peta untuk mengetahui zona nilai tanah di wilayah tersebut.

Catat hasilnya sebagai bahan perbandingan sebelum menentukan harga jual atau melakukan pembelian.

Baca Juga  Cara Mengurus Tanah yang Belum Bersertifikat & Syaratnya

Informasi Apa Saja yang Bisa Dilihat di BHUMI?

Selain membantu mengetahui nilai tanah, BHUMI menyediakan informasi geospasial yang berkaitan dengan pertanahan dan tata ruang. Data yang tersedia bergantung pada cakupan wilayah serta dataset yang telah dimuat ke dalam sistem.

Beberapa informasi yang dapat ditelusuri antara lain:

  • Zona Nilai Tanah: gambaran nilai tanah berdasarkan zona tertentu.
  • Informasi bidang tanah: data bidang yang tersedia dalam basis data ATR/BPN.
  • Informasi tata ruang: data terkait pemanfaatan ruang sesuai dataset yang tersedia.
  • Visualisasi rumah susun: informasi visual unit rumah susun atau apartemen pada lokasi tertentu jika datanya tersedia.

Informasi tersebut bisa membantu kamu mengenali karakteristik suatu wilayah sebelum mengambil keputusan terkait tanah atau properti.

Cara Mengecek Sertifikat Tanah melalui BHUMI

Selain melihat zona nilai tanah, kamu juga bisa menelusuri informasi bidang tanah yang telah tercatat dalam sistem. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka situs BHUMI ATR/BPN.
  2. Klik ikon kaca pembesar atau menu Cari Lokasi.
  3. Pilih fitur pencarian bidang berdasarkan Nomor Identifikasi Bidang (NIB) atau Nomor Hak.
  4. Masukkan nama kabupaten atau kota serta desa atau kelurahan yang sesuai.
  5. Isi NIB atau Nomor Hak, lalu klik Cari Bidang.
  6. Periksa informasi bidang tanah yang ditampilkan oleh sistem.

Perlu dipahami bahwa data yang muncul bergantung pada ketersediaan informasi dalam basis data. Untuk memastikan keabsahan sertifikat dan status hukum tanah, lakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui Kantor Pertanahan setempat.

Apakah Nilai Tanah di BHUMI Sama dengan Harga Pasar?

Tidak selalu. Zona Nilai Tanah merupakan gambaran nilai tanah berdasarkan zona tertentu, sehingga tidak otomatis mencerminkan harga transaksi setiap bidang lahan.

Baca Juga  Ada Diskon BPHTB 50 Persen di Jakarta, Siapa yang Bisa Dapat?

Harga jual sebenarnya dapat dipengaruhi oleh lokasi, akses jalan, luas tanah, bentuk bidang, kondisi lingkungan, peruntukan ruang, serta permintaan pasar. Karena itu, gunakan data BHUMI sebagai acuan awal dan bandingkan dengan harga penawaran tanah sejenis di sekitar lokasi.

Ingin menambah wawasan seputar tanah, rumah, dan dunia properti? Yuk, baca artikel informatif lainnya di Moladin Finance agar kamu lebih siap saat mempertimbangkan pembelian maupun pengelolaan aset properti.

You may also like