Moladin Finance Official Blog

Artikel » Pinjaman » Pinjaman Modal Usaha: Syarat, Cara Pengajuan, dan Keuntungannya

Pinjaman Modal Usaha: Syarat, Cara Pengajuan, dan Keuntungannya

by Zihan Berliana Ram Ghani

Kebutuhan modal usaha sering muncul saat bisnis ingin berkembang atau menambah operasional. Tambahan dana bisa digunakan untuk membeli stok barang, memperluas tempat usaha, hingga meningkatkan pemasaran. Perencanaan yang tepat membantu kamu memilih sumber pembiayaan yang sesuai agar arus kas tetap stabil.

Cara mendapatkan pinjaman modal usaha kini semakin mudah dengan berbagai pilihan pembiayaan yang tersedia. Proses pengajuan yang praktis, syarat lebih fleksibel, serta pencairan dana yang cepat menjadi pertimbangan utama bagi pelaku usaha. Panduan ini akan membantu kamu memahami langkah pengajuan agar pinjaman modal usaha bisa diperoleh secara aman dan sesuai kebutuhan.

Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha

Modal usaha dapat diperoleh melalui berbagai cara. Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah pinjaman jaminan properti, seperti menggunakan sertifikat rumah, ruko, apartemen, atau aset properti lain sebagai agunan. Skema ini memungkinkan kamu mendapatkan limit dana lebih besar serta tenor yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. 

Moladin Finance menerima beberapa jenis properti yang dapat dijadikan jaminan untuk pinjaman modal usaha, di antaranya:

1. Rumah

Rumah pribadi yang memiliki sertifikat SHM atau SHGB dapat diajukan sebagai agunan. Properti ini umumnya memiliki nilai yang cukup tinggi sehingga berpotensi mendapatkan limit pinjaman lebih besar.

2. Ruko atau Rukan

Ruko milik pribadi dengan dokumen legal yang lengkap juga bisa dimanfaatkan sebagai jaminan. Aset ini sering digunakan pelaku usaha untuk mendapatkan tambahan modal operasional.

3. Kos atau Kontrakan

Properti yang disewakan seperti kos atau kontrakan dapat diajukan sebagai agunan selama sertifikat kepemilikan tersedia dan sah. Nilai properti akan menjadi salah satu faktor penentu besaran pinjaman.

4. Apartemen atau Unit Rumah Susun

Unit apartemen dengan sertifikat SHMSRS juga dapat digunakan sebagai jaminan. Pilihan ini cocok bagi kamu yang memiliki aset apartemen dan ingin mendapatkan tambahan modal usaha.

Moladin Finance menyediakan pembiayaan limit besar dengan jaminan properti untuk berbagai kebutuhan, mulai dari modal kerja, investasi, hingga kebutuhan multiguna. Besaran pinjaman akan disesuaikan dengan nilai aset dan tujuan pembiayaan yang diajukan. 

Berikut gambaran pinjaman modal usaha di Moladin Finance:

KeteranganDetail
Tujuan PembiayaanModal kerja, investasi, multiguna
Pokok PembiayaanMaksimal Rp10.000.000.000
Skema Suku Bunga InstallmentMulai dari 23% efektif
Skema Suku Bunga Balloon PaymentMulai dari 24% efektif
Jangka WaktuMaksimal 84 bulan
Jenis Jaminan PropertiSHM, SHGB, SHMSRS

Skema ini memberikan fleksibilitas bagi kamu yang membutuhkan dana dalam jumlah besar. Properti seperti rumah, ruko, atau apartemen bisa membantu memperoleh limit pinjaman yang lebih optimal sesuai kebutuhan pengembangan usaha. 

Persyaratan dan Tata Cara Pengajuan Pembiayaan

Persyaratan Umum

Perorangan

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berdomisili di Indonesia
  • Minimal 21 tahun (atau 18 tahun jika sudah menikah)
  • Minimal 2 tahun menjalankan usaha yang sama (untuk pengusaha)
  • Tempat usaha sewa/kontrak diperbolehkan dengan menunjukkan surat perjanjian sewa/faktur dan minimal masa sewa 1 tahun

Badan Usaha

  • Didirikan berdasarkan hukum Indonesia
  • Minimal 2 tahun beroperasi di usaha yang sama
  • Tempat usaha sewa/kontrak diperbolehkan dengan bukti perjanjian sewa/faktur dan minimal masa sewa 1 tahun

Dokumen yang Diperlukan

Perorangan

  • KTP calon debitur dan pasangan
  • Kartu Keluarga
  • NPWP
  • Buku/sertifikat nikah (jika menikah atau pernah menikah)
  • Perjanjian perkawinan (jika ada)
  • Akta kematian pasangan atau akta cerai (jika berlaku)
  • Sertifikat tanah yang dijaminkan
  • Persetujuan Bangun Gedung (PBG) / Izin Mendirikan Bangunan untuk properti yang dibangun di tanah yang dijaminkan
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT PBB) beserta bukti pelunasan terakhir
  • Rekening koran aktif minimal 3 bulan terakhir
  • Surat Keterangan Usaha dari Kelurahan / OSS / izin usaha lainnya / surat keterangan bekerja dari perusahaan tempat bekerja
  • Slip gaji minimal 3 bulan atau SPT Pajak (bagi karyawan tanpa slip gaji)

Badan Usaha

  • Anggaran Dasar lengkap beserta persetujuan/pemberitahuan dari Kemenkumham
  • Akta Pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris terbaru
  • NIB
  • KTP pengurus dan pemegang saham
  • Sertifikat tanah yang dijaminkan
  • Izin Mendirikan Bangunan (PBG) untuk properti yang dibangun di tanah yang dijaminkan
  • SPPT PBB beserta bukti pelunasan terakhir
  • Rekening koran aktif minimal 3 bulan terakhir
  • Laporan keuangan 2 tahun terakhir
  • Laporan keuangan bulan terakhir (inhouse)

Biaya Pinjaman di Moladin Finance

1. Biaya Pengajuan Pinjaman

  • Biaya Appraisal: Mulai dari Rp 750.000,-
  • Biaya Provisi: Mulai dari 3% dari pokok utang
  • Biaya Administrasi: Mulai dari 1% dari pokok utang, minimal Rp 3.000.000,-
  • Biaya Notaris dan Pembebanan Hak Tanggungan: Sesuai ketentuan dalam perjanjian pembiayaan

2. Biaya Insidental

  • Biaya Premi Asuransi Jaminan: Wajib dilindungi dengan asuransi kebakaran, biaya tergantung mitra asuransi
  • Biaya Premi Asuransi Jiwa: Debitur perorangan wajib diasuransikan dengan asuransi jiwa kredit atau kecelakaan diri, biaya sesuai mitra asuransi
  • Biaya Penagihan: Sesuai ketentuan dalam perjanjian pembiayaan
  • Biaya Eksekusi dan Pengosongan Objek Jaminan: Sesuai ketentuan dalam perjanjian pembiayaan
Baca Juga  Cara Mendapatkan Pinjaman Renovasi Rumah dengan Proses Mudah

Tips Mendapatkan Modal Usaha

Beberapa hal berikut bisa membantu kamu memperoleh modal usaha dengan proses yang lebih terencana.

1. Tentukan Kebutuhan Modal dengan Jelas

Perhitungan kebutuhan dana membantu kamu mengetahui jumlah pinjaman yang diperlukan. Rincikan untuk kebutuhan seperti pembelian stok, biaya operasional, hingga pengembangan usaha agar penggunaan dana lebih terarah.

2. Buat Rencana Penggunaan Dana

Rencana penggunaan modal memberikan gambaran bagaimana dana akan dimanfaatkan. Perencanaan yang matang juga membantu menjaga arus kas usaha tetap stabil setelah mendapatkan pembiayaan.

3. Pilih Jenis Pembiayaan yang Sesuai

Setiap jenis pembiayaan memiliki karakteristik berbeda. Kamu bisa mempertimbangkan pinjaman tanpa agunan, pinjaman dengan jaminan properti, atau kerja sama investasi sesuai kebutuhan dan kemampuan pembayaran.

4. Siapkan Dokumen Sejak Awal

Kelengkapan dokumen dapat mempercepat proses pengajuan. Data yang biasanya dibutuhkan antara lain identitas diri, dokumen usaha, serta dokumen aset jika menggunakan jaminan.

5. Sesuaikan Tenor dengan Kemampuan Usaha

Pemilihan jangka waktu pinjaman mempengaruhi besar angsuran. Tenor yang sesuai membantu usaha tetap berjalan tanpa tekanan pada keuangan bulanan.

6. Gunakan Aset untuk Mendapatkan Limit Lebih Besar

Aset seperti rumah, ruko, atau apartemen dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh dana lebih besar. Nilai properti akan menjadi pertimbangan dalam menentukan limit pembiayaan.

7. Ajukan di Lembaga Pembiayaan yang Terpercaya

Memilih lembaga pembiayaan yang memiliki proses transparan membantu memastikan pengajuan lebih aman. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan informasi biaya dan skema pembiayaan secara jelas sebelum pengajuan.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk mendapatkan modal usaha sesuai kebutuhan. Perencanaan yang matang, pemilihan jenis pembiayaan yang tepat, serta kelengkapan dokumen dapat membantu proses pengajuan berjalan lebih lancar. Dengan strategi yang tepat, tambahan modal dapat dimanfaatkan untuk memperluas usaha dan meningkatkan potensi keuntungan.

Jika kamu membutuhkan pinjaman modal usaha dengan limit besar, pembiayaan jaminan sertifikat properti dari Moladin Finance bisa menjadi pilihan. Proses pengajuan yang mudah, tenor fleksibel, serta pencairan cepat membantu kamu mendapatkan dana untuk pengembangan bisnis secara lebih praktis.

You may also like