Situasi mendesak sering membutuhkan dana cepat, misalnya untuk biaya kesehatan, renovasi, atau modal usaha. Gadai properti menjadi salah satu solusi efektif karena nilai aset yang dijaminkan biasanya besar dan aman secara hukum.
Kamu bisa memanfaatkan properti seperti rumah, ruko, atau kos untuk mendapatkan pinjaman dengan proses resmi, pencairan cepat, dan skema angsuran yang fleksibel. Dengan cara ini, kebutuhan mendesak bisa terpenuhi tanpa harus menjual aset yang kamu miliki. Berikut langkah-langkah gadai properti jika kamu butuh pinjaman uang mendesak.
Jenis Properti yang Bisa Dijadikan Jaminan
Moladin Finance menerima berbagai jenis properti sebagai jaminan untuk pinjaman. Properti yang bisa diajukan antara lain:
1. Rumah
Rumah pribadi yang sudah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) bisa diajukan sebagai jaminan untuk mendapatkan dana tunai.
2. Ruko atau Rukan
Ruko yang dimiliki secara pribadi dengan sertifikat yang sah bisa dimanfaatkan untuk pinjaman modal usaha atau kebutuhan mendesak lainnya.
3. Kos/Kontrakan
Properti yang disewakan seperti kos atau kontrakan juga bisa dijadikan jaminan, selama dokumen sertifikat lengkap dan legal.
4. Apartemen atau Unit Rumah Susun
SHMSRS (Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun) juga diterima sebagai jaminan di Moladin Finance, memudahkan kamu yang memiliki unit apartemen.
Proses Gadai Properti di Moladin Finance

Moladin Finance menawarkan proses pengajuan pinjaman jaminan properti yang cepat, mudah, dan transparan. Kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Lengkapi Formulir Pengajuan
Siapkan data diri dan dokumen properti yang akan dijaminkan. Klik “Ajukan Sekarang” di situs Moladin Finance dan isi formulir pengajuan secara lengkap.
2. Konsultasi dan Verifikasi
Tim Moladin akan menghubungi kamu untuk membahas nominal pinjaman, produk yang sesuai, skema angsuran, dan tenor. Pastikan nomor telepon aktif agar proses konsultasi berjalan lancar. Marketing juga akan mengumpulkan data legalitas debitur dan menginputnya ke sistem.
3. Penilaian dan Proses Pinjaman
Properti yang diajukan akan dinilai tim Appraisal Moladin Finance untuk memastikan nilai jaminan sesuai standar. Seluruh dokumen dan persyaratan diperiksa, termasuk pengecekan SLIK debitur dan pasangan (jika ada), serta analisis kredit dan verifikasi tempat tinggal maupun lokasi usaha debitur. Proses ini memastikan pencairan dana dapat berjalan cepat dan lancar.
4. Akad dan Pencairan Dana
Setelah semua syarat terpenuhi dan persetujuan dari Komite Kredit diberikan, dilakukan akad pembiayaan beserta pengikatan jaminan properti. Dana pinjaman kemudian langsung cair ke rekening kamu dan bisa segera digunakan untuk kebutuhan mendesak, modal usaha, atau kebutuhan lainnya.
Persyaratan dan Tata Cara Pengajuan Pembiayaan

Persyaratan Umum
Perorangan
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Berdomisili di Indonesia
- Minimal 21 tahun (atau 18 tahun jika sudah menikah)
- Minimal 2 tahun menjalankan usaha yang sama (untuk pengusaha)
- Tempat usaha sewa/kontrak diperbolehkan dengan menunjukkan surat perjanjian sewa/faktur dan minimal masa sewa 1 tahun
Badan Usaha
- Didirikan berdasarkan hukum Indonesia
- Minimal 2 tahun beroperasi di usaha yang sama
- Tempat usaha sewa/kontrak diperbolehkan dengan bukti perjanjian sewa/faktur dan minimal masa sewa 1 tahun
Dokumen yang Diperlukan
Perorangan
- KTP calon debitur dan pasangan
- Kartu Keluarga
- NPWP
- Buku/sertifikat nikah (jika menikah atau pernah menikah)
- Perjanjian perkawinan (jika ada)
- Akta kematian pasangan atau akta cerai (jika berlaku)
- Sertifikat tanah yang dijaminkan
- Persetujuan Bangun Gedung (PBG) / Izin Mendirikan Bangunan untuk properti yang dibangun di tanah yang dijaminkan
- Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT PBB) beserta bukti pelunasan terakhir
- Rekening koran aktif minimal 3 bulan terakhir
- Surat Keterangan Usaha dari Kelurahan / OSS / izin usaha lainnya / surat keterangan bekerja dari perusahaan tempat bekerja
- Slip gaji minimal 3 bulan atau SPT Pajak (bagi karyawan tanpa slip gaji)
Badan Usaha
- Anggaran Dasar lengkap beserta persetujuan/pemberitahuan dari Kemenkumham
- Akta Pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris terbaru
- NIB
- KTP pengurus dan pemegang saham
- Sertifikat tanah yang dijaminkan
- Izin Mendirikan Bangunan (PBG) untuk properti yang dibangun di tanah yang dijaminkan
- SPPT PBB beserta bukti pelunasan terakhir
- Rekening koran aktif minimal 3 bulan terakhir
- Laporan keuangan 2 tahun terakhir
- Laporan keuangan bulan terakhir (inhouse)
Biaya Pinjaman di Moladin Finance
1. Biaya Pengajuan Pinjaman
- Biaya Appraisal: Mulai dari Rp 750.000,-
- Biaya Provisi: Mulai dari 3% dari pokok utang
- Biaya Administrasi: Mulai dari 1% dari pokok utang, minimal Rp 3.000.000,-
- Biaya Notaris dan Pembebanan Hak Tanggungan: Sesuai ketentuan dalam perjanjian pembiayaan
2. Biaya Insidental
- Biaya Premi Asuransi Jaminan: Wajib dilindungi dengan asuransi kebakaran, biaya tergantung mitra asuransi
- Biaya Premi Asuransi Jiwa: Debitur perorangan wajib diasuransikan dengan asuransi jiwa kredit atau kecelakaan diri, biaya sesuai mitra asuransi
- Biaya Penagihan: Sesuai ketentuan dalam perjanjian pembiayaan
- Biaya Eksekusi dan Pengosongan Objek Jaminan: Sesuai ketentuan dalam perjanjian pembiayaan
Semua informasi mengenai jenis properti, proses pengajuan, persyaratan, dan biaya memberikan gambaran jelas bagi kamu yang ingin mengajukan pinjaman jaminan properti di Moladin Finance. Skema transparan dan proses cepat memastikan dana bisa digunakan segera sesuai kebutuhan.
Bagi kamu yang butuh dana mendesak, gadai properti seperti rumah, ruko, atau kos menjadi solusi praktis, aman, dan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan mendesak atau modal usaha tanpa harus melepas aset berharga.


